Mataraminsight.com, SOLO — Baznas Solo menyalurkan bantuan kepada warga senilai Rp674.013.000 dalam bentuk peralatan usaha hingga perbaikan rumah. Upaya itu dilakukan untuk membantu menurunkan angka kemiskinan di Solo.
Penyerahan bantuan dilakukan dalam acara Tasaruf Baznas di Loji Gandrung, Solo, Rabu (29/4/2026). Acara Tasaruf Baznas Solo itu turut dihadiri para pemangku kepentingan, termasuk Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah Ahmad Darodji dan Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani.
Ahmad Darodji dan Astrid Widayani menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga. Mereka juga berbincang dengan warga penerima manfaat mengenai usaha yang dijalankan.
Ketua Baznas Solo Moh Qoyim menjelaskan lembaganya menyalurkan bantuan kepada 501 orang penerima manfaat. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp674.013.000.
Qoyim memerinci bantuan itu disalurkan dalam program ekonomi produktif mulai dari gerobak usaha untuk 18 orang, alat usaha seperti kulkas dan mesin cuci untuk 31 orang, dan modal usaha untuk 72 penerima manfaat.
Kemudian program pendidikan yaitu bantuan biaya sekolah dan pengambilan ijazah. Total penerima manfaat 74 orang. Program kemanusiaan yaitu bantuan perbaikan rumah tidak layak huni dengan penerima manfaat tiga orang.
Lalu program kesehatan yaitu program pemberian makanan tambahan untuk anak stunting. Bantuan pemberian nutrisi pendamping orang dengan HIV AIDS (ODHA). Kemudian bantuan sambungan air bersih dari jaringan Perumda Air Minum Kota Solo di Kelurahan Sangkrah Pasar Kliwon sejumlah 59 sambungan rumah.
Realisasi Target
Menurut dia, target untuk menghimpun zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Baznas Solo pada 2026 meningkat dari Rp7,1 miliar pada 2025 menjadi Rp7,8 miliar pada 2026. Baznas Solo memaksimalkan potensi yang ada untuk mencapai target tersebut.
“Insyaallah kami akan maksimalkan dari seluruh potensi penerimaan zakat infak dari para ASN, dari TNI/Polri, pengusaha, dan masyarakat. Insyaallah kami maksimalkan sehingga kami bisa merealisasikan lebih dari target yang ditetapkan,” kata dia kepada Espos.
Dia mengatakan Baznas Solo berhasil merealisasikan Rp10,2 miliar pada 2025 lalu. Baznas Solo juga memahami kondisi ekonomi nasional maupun global terkini sedang tidak menentu.
“Itu mempengaruhi pendapatan dari masyarakat. Nah, karena mempengaruhi pendapatan masyarakat otomatis yang mereka selama ini zakatnya dalam jumlah tertentu, infaknya dalam jumlah tertentu, dimungkinkan itu akan menurun,” ujar dia.
Namun, kata dia, Baznas Solo tetap optimistis meskipun ada masyarakat yang mengalami penurunan omzet atau pendapatan. Masyarakat di sektor industri lainnya mungkin ada yang mengalami peningkatan omzet. “Kami berharap mereka yang omzetnya naik berzakat atau infaknya akan lebih besar,” ujar dia.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Solo mengatakan mengapresiasi Baznas Solo yang secara rutin melaksanakan tasaruf dengan memberikan bantuan untuk ekonomi produktif, bidang kesehatan, pendidikan, dan penataan kawasan kumuh dengan memperbaiki RTLH.
“Baznas Jawa Tengah menyambut positif dan mengapresiasi Baznas Solo untuk penyaluran bantuan cukup tinggi. Kami dari Pemkot Solo akan terus berkolaborasi,” kata Astrid kepada Espos.

Leave a Reply