Mataraminsight.com, BATANG — Jumlah korban dugaan keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terus bertambah. Hingga Kamis (24/9/2026) siang, sebanyak 411 orang telah diperiksa di Puskesmas Bawang.
Jumlah tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan sehari sebelumnya. Pada Rabu (23/9/2026) sore, tercatat 276 orang mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap menu MBG.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang, dr. Ida Susilaksmi, membenarkan adanya penambahan jumlah korban tersebut.
“Per 12.00 WIB, total pasien diperiksa di Puskesmas Bawang 411 orang,” beber Ida saat dihubungi Espos, Kamis (24/9/2026).
Dari total 411 orang tersebut, 119 orang di antaranya dirujuk ke fasilitas kesehatan (faskes). Sementara 20 orang lainnya menjalani rawat inap di Puskesmas Bawang.
“Kemudian 272 sisanya, menjalani rawat jalan,” sambungnya.
Meski ratusan korban harus mendapatkan penanganan medis, Ida menyebut kondisi mereka mulai membaik. Dinkes Batang juga memastikan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan siap menangani para korban.
“Kondisi [korban] sudah mulai membaik. [Kesiapan nakes dan Faskes mengobati korban?] Semua siap, termasuk tidak ada kesulitan mendapatkan ruang perawatan,” tegasnya.
Sampel Menu MBG Diperiksa di Laboratorium
Menu MBG yang disalurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang pada saat kejadian terdiri atas olahan nasi, telur saus bolognaise, orak-arik sayur, tahu mendoan, serta buah anggur.
Dinkes Batang telah mengambil sampel menu tersebut untuk pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui penyebab keluhan kesehatan yang dialami para penerima manfaat.
“Hasil laboratoriumnya keluar satu pekan, semoga tidak meleset,” harapnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Bawang, Agung Dedi Santoso, mengatakan terdapat 2.595 penerima manfaat dalam penyaluran MBG tersebut. Pihaknya siap melakukan evaluasi menyeluruh setelah muncul dugaan keracunan.
“Kita akan mengevaluasi atas kejadian ini. Kita akan evaluasi total entah itu dari bahan bakunya, entah itu dari proses masakannya, ataupun dari relawannya. Kita akan evaluasi total,” kata Agung.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 276 orang mengalami dugaan keracunan setelah menyantap menu program MBG di wilayah Kecamatan Bawang, Batang, Jawa Tengah.
Para penerima manfaat mulai mengalami keluhan kesehatan pada Rabu (23/9/2026) sore setelah mengonsumsi paket makanan MBG yang dibagikan sehari sebelumnya.
Hingga kini, penyebab keluhan kesehatan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Leave a Reply