Mataraminsight.com, SOLO — Presiden ke-7 Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) ikut buka suara terkait wacana kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) untuk Pemilu 2029.
Menurut Jokowi, penentuan ambang batas parlemen sebaiknya diserahkan kepada DPR dan pemerintah. “Ya serahkan saja ke DPR, ke fraksi-fraksi yang ada di DPR, kepada pemerintah, nanti kan yang memutuskan beliau-beliau,” ujar dia saat diwawancarai wartawan di Solo, Kamis (24/9/2026).
Jokowi mengatakan dirinya tidak mempermasalahkan berapa pun angka ambang batas parlemen yang nantinya diputuskan.
“Saya kira berapa pun baik. Yang terbaik untuk negara ini. Mau lima oke, mau enam oke, mau tujuh oke, mau delapan oke,” tutur dia sembari tertawa ringan.
Saat ditanya mengenai peluang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menembus parlemen pada Pemilu 2029 jika ambang batas dinaikkan, Jokowi mengaku optimistis. “Optimis, optimis, optimis,” tegas dia.
Namun, Jokowi menyatakan jajaran pengurus dan kader PSI harus bekerja keras jika ingin masuk parlemen. “PSI ini kan masih nonparlemen, jadi yang paling penting ya semuanya bekerja keras,” pesan dia.
Jokowi juga mengingatkan bahwa kenaikan ambang batas parlemen masih sebatas wacana. Besaran ambang batas untuk Pemilu 2029 belum diputuskan secara resmi. “Ya ambang batasnya berapa itu kan belum diputuskan,” tutur dia.

Leave a Reply