Tim Putra Jaya Raya Solo U-13 Juara MilkLife Superliga Junior 2026

Tim Putra Jaya Raya Solo U-13 Juara MilkLife Superliga Junior 2026
Tim putra Jaya Raya Solo U-13 (baju hitam) berhasil mempertahankan gelar juara MilkLife Superliga Junior 2026 setelah mengalahkan Jaya Raya Satria dengan skor 3-2 pada partai final yang digelar di GOR Djarum Jati, Kudus, Minggu (8/11/2026).

Mataraminsight.com, KUDUS — Tim putra Jaya Raya Solo U-13 berhasil mempertahankan gelar juara MilkLife Superliga Junior 2026 setelah mengalahkan Jaya Raya Satria dengan skor 3-2 pada partai final yang digelar di GOR Djarum Jati, Kudus, Minggu (8/11/2026).

Kemenangan tersebut terasa manis bagi Jaya Raya Solo U-13 setelah melalui perjuangan ketat karena sempat tertinggal 0-2. Namun perlahan mereka bangkit.

Abimanyu Syah Ismail mencuri satu angka, sebelum dua ganda putra Jaya Raya Solo, Haydhar Al Zakhiri/Muhammad Zahran Asyura dan Jihad Dirga Anaindito/Moochamad Rizqi Abdullah memastikan tiga poin yang membalikkan kedudukan menjadi 3-2. Prestasi ini kian manis, setelah tim putri Jaya Raya Solo juga mendapatkan gelar sebagai runner-up di ajang ini.

Manajer PB Jaya Raya Solo, Muhammad Ady Pratama, kepada Espos, Minggu (8/11/2026) mengatakan mempertahankan gelar juara menjadi target utama tim sejak awal turnamen.

“Target awal kami memang mempertahankan gelar juara tahun lalu. Namun, tahun ini banyak hambatan yang kami lalui juga. Ada pemain utama kami, pemain nomor satu, yang tidak bisa ikut berpartisipasi,” kata Ady.

Pemain yang dimaksud adalah Atalari Selia Putra yang berstatus peringkat pertama nasional. Absennya Atalari karena cedera membuat Jaya Raya Solo harus memaksimalkan komposisi pemain yang tersedia.

Meski demikian, Ady mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang mampu menunjukkan daya juang tinggi hingga pertandingan terakhir.

“Alhamdulillah kami masih bisa berjuang dan bermain maksimal. Anak-anak tadi juga bermain all out semua. Daya juangnya untuk membela klub sangat maksimal,” ujarnya.

Perjuangan Jaya Raya Solo terlihat pada partai final ketika mereka harus mengejar ketertinggalan. Dalam situasi tersebut, tim pelatih berupaya menjaga mental pemain agar tidak kehilangan kepercayaan diri.

“Tim kami masih anak-anak semua. Jadi, kami hanya membakar semangat mereka. kami juga memberikan motivasi supaya mereka bisa tampil all out nanti,” ungkap Ady.

Pemain ganda putra Jaya Raya Solo, Jihad Dirga Anindito dan Mochamad Rizqi Abdullah, juga mengakui format beregu memberikan tekanan tersendiri.

Mochamad Rizqi mengatakan pemain tidak hanya bertanding untuk kepentingan pribadi, tetapi juga membawa tanggung jawab terhadap hasil tim.

“Rasanya sedikit ada beban. Soalnya kalau kami kalah, semuanya tim juga kalah,” ujar.

Ia juga menyebut sistem beregu membuat setiap pertandingan terasa lebih menegangkan. Namun, dukungan rekan setim menjadi salah satu hal yang membuat mereka tetap bersemangat saat berada di lapangan.

Selain itu, format 15 poin menuntut pemain untuk lebih cepat beradaptasi. Mereka tidak memiliki banyak waktu untuk mengembangkan permainan sehingga konsentrasi harus dijaga sejak awal.

“Game 15 ini permainannya terlalu cepat. Jadi, harus lebih cepat dan lebih fokus,” tambahnya.

Sedangkan bagi Jihad Dirga Anindito menilai kesabaran menjadi salah satu kunci untuk menghadapi tekanan. Pemain harus mampu mengendalikan emosi dan tidak terburu-buru ketika menghadapi situasi sulit.

“Lebih fokus, lebih sabar. Itu kunci kemenangan,” ujar mereka.

Saat Jaya Raya Solo tertinggal dalam partai final, arahan pelatih menjadi pegangan untuk mengembalikan kepercayaan diri. Jihad menjelaskan, pesan yang diberikan sederhana, yakni tetap sabar dan tidak kehilangan fokus.

“Ada arahan dari pelatih. Sabar, jangan emosi sendiri, fokus di lapangan,” kata Jihad.

Tekanan semakin terasa ketika pertandingan memasuki momen penentuan. Mereka mengakui sempat merasa sangat tegang, tetapi berusaha tidak membiarkan kondisi tersebut memengaruhi permainan.

“Tegang banget. kami harus sabar dulu, menahan emosi, dan fokus. Jangan melihat ke mana-mana, fokus di lapangan,” ujarnya.

Leave a Reply