Mataraminsight.com, BOYOLALI — Jenazah Denny Dwi Saputra, salah satu warga Dukuh Mrican, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, yang menjadi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8, dijadwalkan tiba di rumah duka dan dimakamkan pada Jumat (25/9/2026).
Kapolsek Ampel, Iptu Edhy Nugroho, mengatakan jenazah Denny direncanakan tiba di Semarang pada Jumat sekitar pukul 07.00 WIB. “Selanjutnya akan dimakamkan,” kata dia kepada Espos, Jumat.
Sementara itu, Kepala Desa Candi, Warsito, membenarkan rencana pemakaman tersebut. Menurut dia, jenazah Denny akan dimakamkan sekitar pukul 10.30 WIB. “Rencananya untuk pemakaman pukul 10.30 WIB,” jelasnya.
Denny akan dimakamkan di permakaman setempat, Sasono Loyo Gendhingan. Denny menjadi salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 saat menjadi sopir truk bersama rekan sekaligus tetangganya, Danang Heriyanto, warga Dukuh Dukuhan, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.
Kabar mengenai penemuan Denny sebelumnya diterima keluarga pada Rabu (23/9/2026). Jenazah yang ditemukan dikenali dari pakaian yang dikenakannya, yakni kaus bertuliskan “KSTB Reborn” dan jaket berwarna hitam dengan tulisan “American Eagle”. Identifikasi pakaian tersebut menjadi salah satu petunjuk yang mengarah pada dugaan bahwa jenazah tersebut merupakan Denny.
Kapolsek Ampel Iptu Edhy Nugroho sebelumnya membenarkan kabar mengenai korban KM Virgo yang diduga Denny telah ditemukan.
“Untuk yang sudah ditemukan Mas Denny, tapi untuk dibawa pulang kapan, kami belum tahu. Untuk Mas Danang, saat ini belum ketemu,” kata dia kepada wartawan, Kamis (24/9/2026).
Jenazah saat itu masih berada di Banjarmasin. Edhy mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti kronologi penemuan jenazah tersebut.
“Akan tetapi yang identik dari korban itu bajunya yang dikenakan. Kami juga menunggu release resmi dari Basarnas terkait penemuan beberapa jenazah terakhir,” kata dia.
Denny dan Danang merupakan dua warga Desa Candi yang menjadi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Keduanya diketahui membawa truk ekspedisi dari Jakarta menuju Banjarmasin.
Sementara itu, operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih dilakukan Basarnas. Operasi SAR sebelumnya diperpanjang selama tujuh hari untuk melanjutkan pencarian dan evakuasi korban yang belum ditemukan. Hingga Kamis (24/9/2026), Danang Heriyanto masih belum ditemukan.

Leave a Reply